Ikatan Abadi

Posted: March 3, 2011 in Embun Taushiyah

Tulisan ini sudah pernah saya post di beberapa tempat di internet. Pertama kali dimuat di majalah Sabili No 26 Th VIII 20 Juni 2001/28 Rabiul Awal 1422. Tapi saya yakin masih banyak yang belum membacanya. Semoga tidak basi.🙂

Persaudaraan. Kata tersebut terasa indah didengar. Bila diucapkan, yang terbayang di benak kita adalah keakraban, kedamaian, kasih sayang, persatuan, cinta dan banyak lagi kata manis lainnya.

Untaian kata itu terasa manis lantaran fitrah manusia memang cenderung kepada hal-hal tersebut. Sejak kanak-kanak, Allah memperkenalkan kepada manusia indahnya kekompakan yang dipaket dalam bentuk permainan secara kolektif dengan anak-anak lain. Saat itu kita tertawa bersama, bekerja bersama, dan kadang dibumbui dengan sedikit perselisihan yang justru makin memaniskan persaudaraan. Hati bersih kanak-kanak kita merekam semua keindahan tersebut. Tak ada kedengkian dan dendam. Yang ada hanyalah maaf dan senda gurau yang menghapus segala permusuhan sebelumnya.

Kini, kekerasan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari masyarakat. Akibatnya mereka tumbuh menjadi bangsa yang lemah-lunglai didera kehidupan yang makin keras. Kasih sayang adalah barang langka. Tangan-tangan suci telah berlumuran darah. Nurani kita kembali menggugat, merindukan keindahan rasa persaudaraan itu.

Seindah-indahnya persaudaraan adalah puncaknya yang tak tertandingi. Itulah ukhuwah islamiyah. Ia dipautkan dengan ikatan abadi yang berlandaskan aqidah. Adapun bentuk persaudaraan yang lain hanya dilandasi ikatan suku, kekeluargaan, nasionalisme, materi dan berbagai ikatan non akidah lainnya yang fana. Ikatan kekeluargaan biasanya hilang saat terjadi perebutan harta warisan. Ikatan materi pupus saat masing-masing komponen memperoleh tujuan yang diinginkannya. Ikatan suku hilang saat terjadi perkawinan atau adanya asimilasi antar suku. Nasionalisme akan lenyap ditelan globalisasi dan arus informasi. Namun ikatan aqidah bisa menembus waktu, tempat dan semua kepentingan. Ia abadi sampai Allah menghancurkan semua yang ada di langit dan di bumi.

Di akhirat nanti, komponen-komponen dalam ikatan keluarga atau keturunan tidak akan mampu saling tolong. Dan apabila datang suara yang memekakkan (tiupan sangkakala yang kedua), “pada hari ketika manusia lari dari saudaranya, dari ibu dan bapaknya, dari istri dan anak-anaknya. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya.” (QS ‘Abasa : 33-37)

Adapun orang-orang yang ingi memutuskan tali agama Allah, ikatan mereka sangat rapuh. Meski di luar tampak merapatkan barisan, hati mereka sesungguhnya saling berseberangan. Apalagi kalau secara materi ada salah satu pihak yang merasa dirugikan. Permusuhan dalam bentuk yang paling kasar pun kerap tak bisa dielakkan. (Al-Hasyr : 14).

Sebaliknya orang-orang yang beriman, ikatan mereka kekal sampai ke surga. Mereka akan mendapatkan naungan Allah, saat tidak ada keteduhan dan perlindungan selain di bawah naungan-Nya. Pada hari kiamat mereka menempati mimbar-mimbar yang terbuat dari cahaya lantaran ikatan aqidah mereka di dunia. Orang-orang beriman duduk-duduk di dipan surga. Itulah akhir dari ikatan abadi.

Comments
  1. lingkaran itu
    oh indahnya

    Maaf baru nongol lagi sobat
    Baru update dan BW lagi nih daku
    Salam persohiblogan🙂

  2. fanz says:

    Mantap!
    *puterin nasyid Izis – Doa rabithah*:mrgreen:

  3. omiyan says:

    hhmm betul akta mas Achoey … indahnya tentang sebuah ikatan persaudaraan

  4. adipras says:

    indahnya lingkaran ukhuwah itu….
    lingkaran yang mampu menyatukan langkah ini untuk tetap bisa istiqomah di jalan ALLAH SWT….saling memberikan manfaat……

  5. dey says:

    wah, banyak artikel bagus disini, salam kenal ..
    makasih udah berkunjung ke blog-ku

  6. memang indah persaudaraan itu.
    semoga persaudaraan kita abadi selamanya🙂

  7. Salam persohiblogan🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s